Kembali ke titik awal, saat pertama kali Aku mulai membuka jendelaku. Sejak saat itu, kali pertama saat aku mencoba mengurangi frekuensi keintrovertanku semuanya terasa mulai berubah. Hari yang biasanya berwarna putih dan abu itu perlahan mulai memperlihatkan warnanya. Pertama kali aku mendapatkan seorang sahabat cowok di smp.
Aku mulai memandang dunia ini berbeda. Dunia ini tak seabu-abu yang kurasakan. Hubungan terjalin bukan karena pandangan yang sama. Hubungan dapat terjalin ketika semua pandangan berbeda itu bisa diterima dan ditoleransi. Bukannya memaksakan seseorang untuk memandang sesuatu dengan cara yang sama. Sebagai seseorang yang tertutup tentu bukan hal mudah untuk dapat berbaur cepat dilingkungan baru.
Di smp pun aku tak punya banyak teman yang betul-betul mengenalku, meski satu angkatan mengenalku. Di titik awal ini aku mengenal Dia dan apa itu cinta.
Dia adalah Alien Tionghoaku
BalasHapus